Ngopi adalah salah satu kebiasaan yang dekat dengan masyarakat. Hampir diseluruh dunia mulai dari masyarakat biasa hingga konglomerat senang mengonsumsi minuman satu ini. Tak heran jika di setiap sudut negeri manapun pasti tidak kesulitan untuk mencari kedai kopi.
Para pecinta kopi pasti tahu perusahaan kedai kopi terbesar didunia yang memiliki jaringan global, Satrbuks. Gerai ini menjual beragam jenis kopi yang berasal dari berbagai negara mulai dari Ethiopia, Kenya, Columbia, hingga Sumatra. Starbucks mengklaim bahwa biji kopi yang paling banyak digemari adalah kopi Sumatera asal tanah air.
Beberapa fakta tentang kopi yang tumbuh di Indonesia.
Keunikan Kopi Sumatera adalah karakter rasanya yang kuat, yaitu lebih pahit tanpa rasa asam seperti kopi-kopi lainnya. Selain itu, Kopi Sumatera juga cocok dicampur dengan bahan lain seperti krim, gula, dan susu tanpa mengubah karakter rasa dan aromanya. Sebaliknya, kopi ini mampu berpadu dengan bahan-bahan tambahan dan menyajikan rasa khas yang semakin nikmat.
Kebanyakan kopi, akan mengalami penurunan rasa setelah dalam kondisi dingin. Namun tidak sama halnya dengan Kopi Sumatera yang memiliki konsistensi rasa yang baik meski dalam keadaan dingin. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik dan teknik pengolahan yang berpengaruh besar pada tingginya kualitas kopi Sumatera ini.
Untuk mempertahankan karakter rasa, Kopi Sumatera diolah dengan teknik pengolahan tersendiri. Yaitu teknik semi wash yang dilakukan dengan aktivitas penggilingan dalam keadaan kadar air 30 persen. Tindakan ini membuat rasa kopi yang memiliki warna hitam kehijauan itu lebih kuat dan full bodied.
Sejak masih berbentuk tanaman, Kopi Sumatera memang dirawat dengan baik dan hati-hati. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas mulai dari pemilihan varietas tanaman, tempat pohon kopi tumbuh, kesehatan tanaman, cara petik, serangan hama penyakit, cara pengolahan, roasting (sangrai), hingga brewing (cara seduh) semua diawasi dengan baik. Karena itulah tak heran jika rasa kopi menjadi lebih kaya dan kuat.
Anthony Cottan selaku Direktur Starbucks Indonesia menyatakan bahwa kopi Sumatera menduduki jajaran kopi terlaris pertama. Hal ini bukan hanya berlaku di Indonesia saja, tapi juga di Starbuck seluruh dunia. Kopi Sumatera dengan rasa kuatnya berhasil menyisihkan jenis kopi Amerika Latin yang ringan, dan kopi Afrika yang terlalu floral atau fruity.
Keberhasilan ini membuat hubungan Starbucks dan para petani kopi di Sumatera semakin kuat. Perusahaan ini pun memiliki Starbucks Farmer Support Centre yang memfasilitasi petani kopi berbagai pelatihan dan pengetahuan terkait pengembangan kopi. Selain itu, Starbucks juga memberikan 10% penjualan yang disumbangkan untuk kesejahteraan warga di lingkungan perkebunan kopi di Sumatera.
--Dr'y--



No comments:
Post a Comment