Friday, April 13, 2018

Perang Pasti Terjadi Bila Amerika Jadi Menyerang Suriah



ConterPedia -
Suriah akan membela diri dan akan mempertahankan diri apabila Amerika Serikat dan sekutunya benar-benar menyerang negara tersebut. Tidak ada pilihan bagi negara tersebut selain mempertahankan diri, hal ini disampaikan oleh Bashar Jaafari Duta Besar Suriah untuk PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) saat pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB, Jum'at (13/04/18).

Duta Besar Suriah itu menyampaikan bila hal itu sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB yang mengakui hak membela diri dari negara mana pun bila diserang. "Jika Perancis, Inggris dan juga Amerika Serikat mengambil langkah militer, maka kami tidak memiliki pilihan lain selain menerima Pasal 51 yang memberikan kami hak kami untuk membela diri," lanjut Jaafari.

Amerika Serikat kini sedang dalam pembahasan dengan Perancis dan Inggris mengenai penggabungkan kekuatan militer sebagai respons serangan gas beracun yang telah terjadi di Douma, pekan lalu. Menurut laporan pihak medis dan sukarelawan serangan itu membunuh setidaknya 40 orang.

Di pihak lain, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley menjelaskan kepada Dewan Keamanan PBB bila belum ada keputusan apa pun yang diambil mengenai serangan militer. Tapi Haley juga mengatakan negaranya akan menggunakan kekuatan apa pun sebagai respons berbagai serangan kimia yang mereka tuduh dilakukan oleh pasukan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Menurut data yang dikemukakan oleh Haley, Assad setidaknya telah menggunakan senjata kimia sebanyak 50 kali dalam konflik tujuh tahun di negara tersebut.

"Seluruh bangsa dan masyarakat akan dirugikan bila kita mengizinkan Assad untuk mewajarkan penggunakan sejata kimia," kata Haley.

Suriah dan Rusia telah menyanggah terjadinya penggunaan gas beracun di Douma pada 7 April lalu. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Moskow memiliki bukti "tak terbantahkan" bahwa serangan di Douma adalah "peristiwa rekayasa".

Rusia telah memberi tahu Amerika Serikat bahwa pihaknya tidak akan mengizinkan pasukan militer masuk ke Suriah guna menghindari konflik, meski dua negara tersebut telah menjalin komunikasi untuk menghindari konfrontasi secara langsung.

(AL)

No comments:

Post a Comment