Saturday, May 19, 2018

Iman Adalah Pembenaran Hati



Iman biasa di terjemahkan dengan percaya,percaya itu apa ?dari segi bahasa,percaya berarti pembenaran hati terhadap apa yang didengar oleh telinga,begitu kata ulama.

Seorang pakar pernah berkata,"iman menyangkut sesuatu yang tidak terjangkau oleh nalar.
kalau terjangkau maka dia tidak lagi di namai iman.

Meski begitu,iman adalah pembenaran hati.apakah seorang yang beriman harus baru dinamakan beriman kalau dia telah mengamalkan apa yang diperhatikan agama?banyak ulama berkata demikian,tetapi ada juga yang berkata tidak.

Iman berdiri sendiri,kesempurnaannya apabila telah mengamalkan tuntunan-tuntunan agama.iman,khususnya pada tahap-tahap awal,selalu diertai oleh tanda tanya.

Demikian juga yang bercinta.selalu ada tanda dalam hatinya sebelum mereka mengikat ikatan perkawinan.iman pada tahap awalnya selalu di dahului oleh semacam keraguan.

Tidak usah khawatir akan keraguan itu.para sahabat pernah berkata,"Wahai nabi,kami mendapatkan di dalam hati pertanyaan-pertanyaan yang kami tidak sanggup untuk mengutarakannya.kami khawatir mengutarakannya kepadamu".

Nabi pun bertanya,"apakah kamu mendapatkan pertanyaan-pertanyaan yang mengelisahkan hatimu?"mereka pun menjawab,benar wahai nabi.

Dalam riwayat nabi bersabda bahwa,kita lebih wajar dibanding dengan nabi ibrahim.
allah memberikan kita kebebasan kepada nurani kita untuk bertanya-tanya.

                                                                                                                                                         (SJ)

No comments:

Post a Comment