Tuesday, May 22, 2018

Jarang Sakit Hingga Tak Bisa Dipenjara, Ini 4 Fakta Unik Orang Gila


Gangguan kejiwaan dapat di alami oleh siapapun,tidak memandang dari golongan apa,memiliki wajah rupawan atau tidak.Penyebab utamanya adalah frustasi yang berlebihan, depresi, dan beratnya beban hidup yang harus dijalani.

Orang gila memiliki penampilan acak-acakan,tertawa tanpa sebab,serta tidak peduli dengan lingkungan.tapi tahukah kamu jika orang gila ternyata memiliki keunikan yang belum kamu ketahui,apa saja?

1.Jarang sakit

Apakah kami pernah memperhatikan bahwa orang gila jarang sakit? lalu apa yang membuatnya demikian? Menurut para ilmuan,70% penyakit berasal dari pikiran kita,lantas orang gila yang kita anggap memiliki gangguan jiwa,justru memiliki daya tahan yang sangat kuat,karena orang gila terlepas dari beban stres dan pikiran.

Kita sering melihat banyak orang gila bebas memakan apa saja,bahkan makanan yang sudah basi sekalipun,walaupun panasnya matahari dan dinginnya hujan,orang gila tetap menjalankan aktifitasnya.

2.Jumlah laki-laki lebih mendominasi



Orang gila yang sering kita temui adalah laki-laki.tanggung jawab kebutuhan hidup yang harus di penuhi dan tanggungan yang harus di jalani,membuat tingkat depresi laki-laki lebih tinggi di bandingkan wanita.

3.Tidak bisa dipidanakan 

Sesuai peraturan undang-undang pasal 44 ayat 2 KUHP,yang berbunyi.jika nyata perbuatan itu tidak dapat di pertangung jawabkan kepadanya sebab kurang sempurna akalnya atau sakit berubah akal,maka dapat lah hakim memerintahkan memasukkan dia ke rumah sakit jiwa selama-lamanya satu tahun di periksa.

Artinya,orang yang sedang mengalami gangguan jiwa tidak dapat di pindahkan karena kurang sempurnanya akal,dan hanya di maksudkkan ke rumah sakit jiwa.

4.Lebih Membutuhkan Rokok 

Ternyata orang gila lebih membutuhkan rokok daripada makanan,Dengan merokok,orang gila akan terlihat lebih rileks dan tenang.dalam sehari orang gila bisa menghabiskan beberapa batang rokok yang ia dapatkan dari warga ataupun pembuangan sampah.

                                                                                                                                                        (SJ)

No comments:

Post a Comment