Thursday, May 17, 2018

KEPLING MENDUGA TERDUGA TERORIS ORANG BAIK NAMUN IKUT PENGAJIAN YANG SEDIKIT RADIKAL


      CONTERPEDIA -  M Rizal Lubis (37) warga Jalan Ulayat II pasar IV Desa Sampali Kecamatan Percutseituan, diamankan Densus 88 dan Diri Intelkam Polda Sumut pada Selasa (16/5/2018) kemarin.

Pasalnya Rizal diduga terlibat jaringan terorisme yang belakangan ini kerap melakukan aksi.
Rizal diamankan usai melaksanakan ibadah shalat Ashar di Mesjid Kami Ulayat yang tak jauh dari lokasi kediamannya.

Tak ada yang menyangka kalau Rizal terlibat dalam jaringan tersebut.Kepala lingkungan IX Desa Sampali Kecamatan Percutseituan, AS mengatakan, Rizal terlihat bagus di masyarakat. Kejadian tersebut sangat tidak dipercaya.

Informasi yang saya terima dari warga, karena kebetulan sewaktu kejadian saya tidak berada di lokasi, mengatakan bahwa ia diamankan polisi dengan pakaian preman namun lengkap dengan senjata, dimasukkan ke dalam mobil. Kejadian tersebut usai Rizal menunaikan ibadah shalat Ashar di mesjid itu," ujarnya kepada Tribun Medan saat berada di rumah kepala lingkungan, Rabu (16/5/2018).

Sambung AS, untuk jumlah polisi yang mengamankan Rizal kurang lebih ada 20 personel.
Untuk Rizal sendiri, menurut AS, terkenal ibadah tidak tinggal. Ia rajin menunaikan shalat di mesjid.
Kalau pekerjaan ia hanya berjualan susu kedelai yang diproduksinya sendiri. Rizal aktif di lingkungan, dan informasi yang saya terima kalau dirinya sempat mengikuti pengajian gitu, tambah pria berkulit hitam ini.

Diketahui Rizal bersama istri kurang lebih sudah delapan tahun menjadi masyarakat di lingkungan IX ini.Tidak ada yang menonjol terkait dugaan ia yang terlibat jaringan terorisme.Kalau ia terlibat jaringan terorisme saya pikir tidak mungkin, ya tapi tidak tahu juga, karena apapun ceritanya pasti polisi lebih tau,kata AS, pria yang menggunakan baju kaos biru berkerah ini.

Pantauan Tribun Medan di lokasi, perkampungan tempat tinggal Rizal dan keluarga, tidak ramai penduduknya.Masih banyak tanah-tanah kosong dan bangunan yang belum selesai berdiri di kampung tersebut.

Namun saat terus dicari informasi terkait bentuk pengajian dari Rizal, As menceritakan bahwa pengajian tersebut tidak tahu bagaimana persisnya.
Saya tidak paham bagaimana bentuk pengajiannya. Ia aktif sholat di mesjid. Namun keterangan warga sekitar, ada beberapa orang mengatakan pengajian tersebut agak lebih keras, dalam arti sedikit radikal.(A.O)

No comments:

Post a Comment