Bagi orang yang tiggal di wilayah Asia Tenggara, ketupat merupakan makanan yang tidak asing lagi,
terlebih di saat Lebaran. Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura dan Vietnam mempunyai ketupat dengan bentuk dan nama yang berbeda tentunya. Di Indonesia sendiri, ketupat tidak hanya disantap saat Lebaran.
Ketupat memang makanan yang dapat dinikmati dengan lauk bersantan. Hampir setiap rumah di Jawa dapat menganyam sendiri ketupat yang terbuat dari daun kelapa muda. Untuk menghasilkan ketupat yang padat dan empuk.
Membuat ketupat walaupun sudah sering dilakukan, kadangkala mengalami kegagalan juga, sehingga hasilnya kurang memuaskan. Kegagalan dalam membuat ketupat biasanya dikarenakan terlalu banyak isi, sehingga menghasilkan ketupat yang padat namun lembek.
Bahkan tak jarang nasi tidak matang. Bisa juga karena kurang isi, sehingga ketupat lebih kecil dari
anyaman semula. Ketupat yang kekurangan isi akan terasa lain di lidah karena banyaknya udara yang masuk ke dalam anyaman.
Anyaman yang berwarna hijau cerah menandakan daun tersebut berasal dari daun kelapa yang masih muda. Daun yang masih muda dan segar tidak mudah rusak dan patah ketika direbus bersama beras. Jadi ketupat yang dihasilkan akan lebih enak, empuk dan tahan lama.(AY)

No comments:
Post a Comment