CONTERPEDIA - Sebuah kaluarga di Noida, India, terkejut ketika mendapati putri pulang pada 25 April lalu.
Diberitakan oleh India Times Jumat (4/5/2018), keterkejutan Sarvesh Saxena dan istrinya beralasan. Karenam putri mereka itu dianggap sudah meninggal. Bahkan, tubuhnya sudah dikremasi.
Awalnya, Saxena dan istrinya meyakini sebuah jenazah tidak dikenal sebagai putri mereka, Neetu Saxena, yang dilaporkan hilang.
Saxena menduga, suami Neetu, Ram Lakhan, telah membunuhnya. Adapun Neetu dan Lakhan dilaporkan mengalami keretakan rumah tangga dua tahun terakhir.
Menerima laporan keluarga Neetu, polisi langsung bergerak dan menangkap Lakhan beserta ayahnya. Mereka kemudian diinterogasi seputar kasus tersebut.
Tetapi, pada 25 April, keluarga Saxena terkejut ketika melihat Neetu pulang dalam kedaan hidup. Neetu mengaku, setelah berpisah dari Lakhan, dia pergi ke Etah.
Disana, dia hidup bersama seorang pria yang bernama Pooran. Dia mengenalnya sebagai pelanggan yang sering datang ke toko orangtua Neetu.
Polisi lalu menangkap Pooran di Etah. Dia mengakui kalau Neetu datang dan tinggal bersamanya setelah Neetu bertengkar dengan orangtuanya.
India Times memberitakan, publik setempat bertanya-tanya. Bagaimana mungkin polisi bisa menyerahkan jenazah tidak dikenal kepada keluarga Saxena tanpa melalui tes DNA atau sidik jari.
(UM)

No comments:
Post a Comment