Friday, April 27, 2018

Mengapa Kita Bisa Menguap?


Salah satu yang menjelaskan Mengapa Kita Menguap adalah bahwa menguap membantu menarik sejumlah besar udara untuk meningkatkan tekanan darah, detak jantung, dan kandungan oksigen dalam darah. Perubahan fisiologis ini meningkatkan fungsi motorik dan kewaspadaan kita, membantu kita bangun saat kita merasa lelah atau bosan.

Hal yang menarik tentang alasan menguap yang muncul beberapa tahun terakhir melalui hipotesis hipertermia. Dengan menguap bisa membantu mendinginkan otak kita.Pada tahun 2007, di ketaui bahwa menempelkan kemasan hangat atau dingin di bagian dahi mempengaruhi seberapa sering orang menguap saat menonton video yang menampilkan orang lain menguap.

Untuk tambahan sebagai menguatkan hipotesis hipertermia tersebut, peneliti juga menbuktikan bahwa tikus menunjukkan peningkatan aktivitas otak sebelum menguap dan orang cenderung menguap saat udara di sekitarnya dingin.

Para peneliti sosial melihat menguap terkait dengan mimikri dan empati. Orang selalu tertawa saat orang lain tertawa, tersenyum saat yang lain tersenyum dan cemberut saat orang lain cemberut.

peneliti menunjukkan bahwa orang dengan tingkat empati tinggi cenderung untuk lebih mudah tertular saat melihat orang lain menguap. Sedangkan anak penyandang autisme tidak mengalami hal yang serupa.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang lebih dekat secara genetik dan emosional cenderung lebih mudah menguap saat orang di dekatnya menguap. Hal ini diduga karena adanya ikatan empati yang kuat di antara mereka. (RK)

No comments:

Post a Comment